Rumah
kebaya
Rumah adat Betawi yang satu ini memiliki
ciri khas atap seperti pelana yang dilipat. Jika atap rumah dilihat dari
samping maka atap akan terlihat seperti lipatan kebaya. Dari situlah mengapa
rumah ini diberi nama rumah Kebaya. Selain itu pada rumah kebaya juga terdapat
ruangan-ruangan dengan berbagai fungsi.
Fungsi
Ruangan Pada Rumah Kebaya
Rumah kebaya memiliki beberapa
ruangan-ruangan seperti rumah pada umumnya. Setiap ruangan mempunyai fungsi
yang berbeda-beda. Berikut adalah ruangan-ruangan pada rumah kebaya beserta
fungsinya:
1. Paseban.
Ruangan ini berbentuk seperti kamar yang digunakan untuk menginap para tamu.
Jika ada saudara atau teman yang berkunjung kemudian menginap, maka mereka akan
di tempatkan di ruangan ini. Jika sedang tidak ada tamu, ruangan ini biasanya
digunakan untuk shalat.
2. Teras.
Ciri khas dari rumah kebaya adalah teras yang luas. Biasanya terdapat meja dan
kursi yang berfungsi untuk bersantai dan beristirahat bersama keluarga. Selain
itu tempat ini juga digunakan untuk menerima tamu.
3. Ruang
Tempat Tidur.
Seperti rumah pada umumnya rumah kebaya juga memiliki ruangan
untuk tidur. Rumah kebaya ini memiliki 4 ruangan tidur. Pemilik rumah biasanya
menempati kamar dengan ukuran paling besar.
4. Pangkeng.
Ruangan ini adalah ruangan bersantai untuk keluarga pada malam hari. Ruangan
ini biasanya digunakan untuk sekedar bersenda gurau para anggota keluarga.
Suasana keakraban anggota keluarga menjadi semakin hangat dan dekat.
5. Srondoyan.
Ruangan ini biasa disebut dapur. Biasanya terletak di bagian paling belakang
dan jadi satu dengan ruang makan. Seperti pada umumnya ruangan ini digunakan
untuk mengolah masakan.
Material
Untuk Membangun Rumah Kebaya
1. Material Atap
Atap dari rumah kebaya ini terbuat dari
genteng tanah liat. Tetapi ada juga yang terbuat dari anyaman daun kirai atau
yang sering disebut atep. Untuk kontruksi kuda-kuda dan gording menggunakan
kayu gowok atau kayu kecapi.
Reng sebagai dudukan atap genteng, terbuat
dari bambu yang dibelah. Sedangkan kaso berfungsi untuk dudukan reng terbuat
dari bambu utuh. Pemasangan reng dan kaso menggunakan bambu tali, yaitu dengan
bambu yang dibelah kemudian dijadikan tali.
2. Material Dinding
Kayu yang digunakan untuk material dinding
depan adalah kayu gowok atau kayu nangka, biasanya di cat dengan warna cerah
seperti warna hijau atau warna kuning. Sedangkan untuk dinding lainnya
menggunakan anyaman dari bambu. Daun pintu dan jendela untuk rumah kebaya
berukuran besar.
Pada daun pintu terdapat jalusi (lubang
udara) agar udara dalam ruangan selalu berganti. Hal ini bertujuan agar udara
dalam ruangan tetap segar dan sirkulasi udara tetap terjaga. Sehingga penghuni
rumah merasa nyaman.
3. Material Struktur
Pondasi pada rumah kebaya terbuat dari
susunan batu kali dengan sistem umpak. Sedangkan untuk landasan dinding
menggunakan pasangan batu bata. Untuk kolom-kolom bangunan rumah ini terbuat
dari kayu nangka.
Nilai
Filosofis Rumah Kebaya
Rumah kebaya memiliki teras yang luas
disertai meja dan kursi, hal ini memiliki nilai filosofis tersendiri. Ruang
teras tersebut mengandung arti bahwa orang Betawi senantiasa terbuka. Selalu
menghargai tamu yang datang.
Orang Betawi tidak membeda-bedakan, siapapun
orang yang datang bertamu tetap akan di terima dengan ramah. Walaupun berbeda
keyakinan berbeda suku, orang Betawi tetap menerima dan menjamu tamu seperti
hal nya tamu lain. Orang Betawi memiliki semangat menerima perbedaan keragaman
etnis.
Rumah Kebaya biasanya dilengkapi dengan
pagar yang mengelilingi rumah. Ini artinya walaupun orang betawi terbuka, mereka
tetap memiliki batas. Mereka dapat membedakan mana hal yang positif dan mana
hal yang negatif.
Saat ini banyak sekali kebudayaan luar yang
masuk ke Negeri kita, semakin lama jika dibiarkan kebudayaan kita akan luntur
bahkan hilang. Jika tidak hati-hati semakin lama kebudayaan asli Indonesia akan
hilang. Menurut filosofi di atas, orang Betawi akan tetap menerima kebudayaan
yang baik dan meninggalkan kebudayaan yang buruk.
(Sumber:
https://www.romadecade.org/rumah-adat-betawi/#)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar