Profil Provinsi Banten
Berdiri :
17 Oktober 2000.
Dasar
Hukum : UU.NO.23/2000.
Letak :
Pulau Jawa (5ºLS - 8ºLS dan 105º - 107º BT).
Tanda
Plat Nomor Kendaraan : A (Banten), B (Tangerang).
Luas
Wilayah : 8.800.83 km².
Bandar
Udara : Soekarno Hatta (Soetta).
Pelabuhan
Laut : Merak.
Pahlawan
: Sultan Ageng Tirtayasa, Pangeran Purbaya, dll.
Perguruan
Tinggi Negeri dan Swasta : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Universitas
Islam Negeri (UIN).
Makanan
Khas Daerah : Bubur Ayam Banten, Angeun Lada, Nasi Sumsum, Balok Menes,
Gemblong, Emping, dll.
Obyek
Wisata : Taman Nasional Ujung Kulon, Panter Anyer, Gunung Krakatau, Pulau
Shangyang, Pulau Sabesi, Tanjung Lesung, Situs Arkeologi Banten Lama, Pantai
Carita, Pantai Karang Bolong, Pantai Sawarna, Pantai Karang Taraje, Rawa Dano,
dll.
Peninggalan
Sejarah :
-
Prasasti
Lebak (Banten Selatan).
-
Benteng
Inong Bale (Banten).
-
Benteng
Surasoan (Banten).
Industri
dan Pertambangan : Minyak, Baja, Pipa Asbes, Semen Aneka Industri (Tangerang).
Tarian
Tradisional : Tari Topeng.
Rumah
Adat : Rumah Badui.
Senjata
Tradisional : Kujang dan Golok.
Lagu
Daerah : Dayung Sampan.
Suku :
Baduy, Sunda, Banten.
Bahasa
Daerah : Sunda, Banyumasan, Jawa.
Pakaian
Adat : Pakaian Pengantin.
Identitas
Daerah :
1.
Flora
: Kokoleceran (Vatica Bantamensis).
2.
Fauna
: Badak Jawa (Rhinocerus Sondaicus).
Alat
Musik Tradisional : Gendang, Terbang Gede, Angklung Buhun.
(sumber
: http://indoborneonatural.blogspot.com/2013/01/nama-dan-profil-lengkap-provinsi-banten.html).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar