Sabtu, 15 Juni 2019


Profil Provinsi Banten

Berdiri : 17 Oktober 2000.

Dasar Hukum : UU.NO.23/2000.

Letak : Pulau Jawa (5ºLS - 8ºLS dan 105º - 107º BT).

Tanda Plat Nomor Kendaraan : A (Banten), B (Tangerang).

Luas Wilayah : 8.800.83 km².

Bandar Udara : Soekarno Hatta (Soetta).

Pelabuhan Laut : Merak.

Pahlawan : Sultan Ageng Tirtayasa, Pangeran Purbaya, dll.

Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Universitas Islam Negeri (UIN).

Makanan Khas Daerah : Bubur Ayam Banten, Angeun Lada, Nasi Sumsum, Balok Menes, Gemblong, Emping, dll.

Obyek Wisata : Taman Nasional Ujung Kulon, Panter Anyer, Gunung Krakatau, Pulau Shangyang, Pulau Sabesi, Tanjung Lesung, Situs Arkeologi Banten Lama, Pantai Carita, Pantai Karang Bolong, Pantai Sawarna, Pantai Karang Taraje, Rawa Dano, dll.

Peninggalan Sejarah :
-          Prasasti Lebak (Banten Selatan).
-          Benteng Inong Bale (Banten).
-          Benteng Surasoan (Banten).

Industri dan Pertambangan : Minyak, Baja, Pipa Asbes, Semen Aneka Industri (Tangerang).

Tarian Tradisional : Tari Topeng.

Rumah Adat : Rumah Badui.

Senjata Tradisional : Kujang dan Golok.

Lagu Daerah : Dayung Sampan.

Suku : Baduy, Sunda, Banten.

Bahasa Daerah : Sunda, Banyumasan, Jawa.

Pakaian Adat : Pakaian Pengantin.

Identitas Daerah :
1.      Flora : Kokoleceran (Vatica Bantamensis).
2.      Fauna : Badak Jawa (Rhinocerus Sondaicus).

Alat Musik Tradisional : Gendang, Terbang Gede, Angklung Buhun.

(sumber : http://indoborneonatural.blogspot.com/2013/01/nama-dan-profil-lengkap-provinsi-banten.html).



Tidak ada komentar:

Posting Komentar